Ketika Linux Menjadi Pendamping Hidup

Linux adalah Sistem Operasi opensource yang dapat di modifikasi atau di distribusikan secara bebas. Mungkin tidak banyak orang yang mengenal tentang Sistem Operasi Linux. Sebagian besar orang hanya mengenal Sistem Operasi pada Komputernya seperti Windows atau bahkan Mac OS (Apple). Yah, setiap orangkan punya kesukaannya masing-masing.

Sebenarnya, aku adalah salah satu user dari pada Windows. Sejak tahun 2012 ketika pertama kali aku di berikan komputer oleh ayahku. aku belajar banyak tentang seluk beluk sistem operasi Windows. Mulai dari Install Ulang, Mengatasi Throuble dll. Waktu itu aku mulai belajar tentang cara kerja OS Windows ketika masih zamannya Windows XP.

Memang selain Windows merupakan OS yang populer dan mudah di gunakan karena dukungan Aplikasi yang banyak. Sangat banyak orang yang menggunakan Windows. Kalo di katakan Marketshare Windows : Linux. Mingkin di atas 90 % di pegang oleh Windows.

Btw, aku tidak menyinggung Mac OS. Karena jujur aku belum pernah menggunakan Mac OS. karena harga laptopnya yang mahal. Dan... You know lah.  Kalo mau nyicip Mac OS pasti harus beli Laptop Apple dulu. ya kan..

Oke, beralih kenapa sekarang aku lebih memilih menggunakan Linux sebagai Daily Driver Laptopku. Jujur saja sudah hampir satu semester aku menggunakan Linux. Rasanya betah banget deh. Aku kenal Linux sejak kelas 1 SMA. Pada waktu itu, Aku iseng-iseng install Salah satu distro Linux yaitu Backtrack di dalam virtual machine.(pasti sebagian dari kalian tahu ini fungsi OSnya buat apa,, hehe).

Karena dulu terinspirasi aja sih dari beberapa pengguna ehm*[hekel]. Mereka melakukan testing terhadap beberapa sistem komputer dengan OS ini. Itulah OS Linux pertama yang aku kenal. Seiring aku tumbuh dewasa (puitis amat bahasanya). Aku mulai mengerti yang namanya penggunaan Lisensi pada sebuah Perangkat Lunak.

Maka, Aku mulai memperlajari tentang Perangkat Lunak yang berlisensi Open Source. Ternyata semakin kesini perkembangan Open Source jadi semakin berkembang dengan pesat loh. Banyak komunitas Open Source telah tumbuh di Indonesia. kemudian mulai lah aku melirik kembali Sistem Operasi Linux tersebut.

Kalo sebelumnya aku mencoba linux secara Virtual. Maka sekarang aku menginstall Linux langsung di atas Laptop yang sehari-hari aku pakai. Hal yang membuat aku tertarik pertama kali menggunakan Linux di atas HDD laptop langsung adalah performa Laptop terasa jauh lebih ringan di bandingkan aku memakai OS sebelumnya. You know lah...

Linux distro Parrot Sec
Screenshot Parrot Sec OS

Ketika memilih distro linux yang cocok bagi ku, aku lebih tertarik pada ParrotSec OS.  Karena Parrot OS merupakan salah satu distro Linux yang di kembangkan melalui Turunan Linux Debian yang memiliki repository yang lengkap dan Fungsionalnya sesuai dengan ilmu yang akan aku tekuni saat ini.

Sejak bulan Oktober 2017. aku telah menggunakan Linux secara Aktif. untuk kebutuhan Office aku menggunakan software yang di keluarkan oleh WPS yang bernama WPS Office. dari segi antarmuka miriplah kaya Ms. Office. tetapi WPS bersifat OpenSource dan yang paling penting gratis.
WPS Office di OS Linux
WPS Office di Linux

Untuk lebih mendalami tentang Linux aku mulai tergabung dalam sebuah komunitas open source di kampus dan mencari refrensi tentang dasar-dasar linux fundamental lainnya. Kesan yang paling membuatku tertarik menggunakan Linux adalah :

  1. Software bersifat Open Source (gratis/bebas). Bisa di oprek-oprek dan Komunitas pengguna yang luas.
  2. Linux kini mendukung spesifikasi hardware yang minim.
  3. Ringan dan stabil
  4. Tidak bisa terjangkit Virus karena linux menjaga akses permision pada setiap filenya
  5. Kini pengoperasian Linux menjadi semakin mudah
  6. OS yang sangat di rekomendasikan kepada para Mahasiswa/Penggiat IT yang mau mempelajari tentang Programming. Karena Linux mendukung hampir semua bahasa pemrograman.
Sebelum kamu, mau mencoba migrasi ke Linux. Coba dulu distro linux yang mudah di operasikan seperti Linux Mint, Ubuntu atau bahkan Endless OS. Sekian tips dari saya seputar techlife. Semoga bermanfaat. bye...bye... ^_^.

CONVERSATION

4komentar:

  1. Mantap! Pengguna Linux... Saya dulu juga pakai Linux buat daily driver, emang ringan dan nyaman banget. Sayangnya sekarang udah beralih karena suatu alasan :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener banget gan ringan, ane pake linux untuk belajar coding juga sih, sipp.

      Delete
  2. Mantep!
    Geleng-geleng sama angguk-angguk. Antara ngerti sama gak ngerti. Tapi seriusan ada hal yang gue ngertiin, cuma untuk lebih lanjut gue angkat tangan deh.

    Jangankan bahasa pemrograman yang di OS OS, mode nulis yang HTML di blog aja rasanya udah kicep duluan hahaha. Keep it up lah.

    Tertarik sih, sama bagian 'performalebih ringan'. Pingin nyoba................tapi ntar gabisa balikin ke sedia kala kalo ada rusaknya -_-

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo pake linux harus terbiasa mbak, tapi kalo ada kendala di OSnya biasanya cuma masalah kecil. tapi nyelesain masalahnya yg kadang rada bingung. hehe

      Delete