[E-Diary] Akankah Sepahit Kopi Hitam, atau Semanis Susu Putih

Tatkala pergantian waktu terus silih berganti. Terkadang di ujung beralih ke pangkal. Kini lah awal mula metamarfosa hidup kembali pada titik pangkal. Secara harfiah orang-orang akan melakukan perubahan. Karena barang siapa yang tidak melakukan perubahan maka ia termasuk orang yang merugi.

resolusi tahun 2018
Any Idea?


Sepanjang tahun lalu, banyak perjalanan panjang yang telah aku lewati. Di tahun lalu adalah transisi ku dari anak-anak untuk mengenal kedewasaan. Memulai hidup di tanah perantauan. Recap tahun lalu memang [kah.] manis untuk di kenang (?).

Menamati bangku sekolah adalah hal yang paling di idamkan oleh setiap murid. Masuk ke perguruan tinggi dengan minat dan bakat yang dimiliki. Bercerita kepada sesama alumni tentang perjalanan singkat yang telah terlewati. Namun, akankah kisah tersebut dapat manis di masa ini.

Di tahun yang lalu, aku menemukan arti penting mengenal sastra lebih mendekat. ketika tulisan telah tersentak di dalam Jiwa. Ku buat lah laman khusus tuk dapat berbagi cerita dalam Sajak serta aksara. Bertolak belakang dari sastra, ku coba padukan antara  sastra dan matematika. Memulai dengan baris pertama intruksi yang telah lahir kedunia "hello world".

Kini ku bermain dalam jalur jiwa dan logika, merancang sistem yang akan memanusiakan manusianya. melakukan analisis terhadap beberapa kejadian dan perkara. Serta menyelesaikan dengan jalan yang berbeda dari biasanya. Apakah bisa? Bisa.

Sembari mengenal perkembangan sains yang luar biasa, di era millenial yang entah apa namanya. Ku teguhkan jiwa tuk melihat kekuasaanNya. Karena sains sudah tertulis di dalam kitabnya. Hanya membaca adalah satu jalan untuk mengkajinya.

Di masa ini, Aku akan memulai langkah baru. dalam Resolusi waktu yang singkat. Ingin rasanya ku jelajahi jejak perkembangan IMTAQ dan IPTEK di beberapa Negara Eropa dan Asia. Menulis larik-larik aksara. tuk cerita di masa tua. Mempelajari matematika diskrit serta ilmu turunannya. Menebar manfaat kepada orang-orang yang membutuhkannya. 

Dan yang paling terpenting adalah "Membahagiakan Orang Tua". Tak banyak hal yang dapat kulakukan untuk mewujudkan keinginan itu semua. Selain Niat, usaha, do'a dan Tawakal kepada-Nya. Semua kembali kepada pilihan Akankah ingin pahit layaknya Kopi Hitam, atau manis layaknya Susu Putih?

Salam Kreatif,
Restuhaqza - Creative is Cool

CONVERSATION

0komentar:

Post a Comment