Keamanan Siber (Cyber Security) : Pentingkah Ia dalam Research & Development Systems?

Keamanan Siber atau di kenal dengan Cyber Security adalah sebuah pengetahuan yang mungkin cukup awam oleh beberapa orang. Terkhusus para pengembang software (Software Engineer). Dalam seperempat abad terakhir, evolusi Cyber Security terjadi sangat dramatis. Fokusnya di tahun Millenial sekarang ini, Penyerangan seperti halnya malware yang beredar melalui spam sangat mengganggu para user (pengguna) teknologi komputer.

pentingnya keamanan siber (cybersecurity)

Dalam setahun terakhir, kasus terbesar kejahatan cyber adalah penyebaran ransomware WannaCry yang memanfaatkan celah keamanan pada Sistem Operasi Windows. Sehingga dapat merugikan ratusan company dan menginfeksi hingga ribuan komputer di seluruh dunia. Namun, hal yang menarik adalah hacker yang membuat WannaCry tersebut memanfaatkan sistem keamanan pada sistem pembayaran BitCoin yang bersifat anonim yang sulit sekali terlacak dan digunakan sebagai Sistem Pembayaran Tebusan terhadap recover dari serangan ransomware WannaCry tersebut.

Hal ini membuktikan betapa sangat pentingnya keberadaan keamanan siber dalam sebuah sistem yang di bangun. Sebagaimana kita ketahui bersama terkadang keamanan dalam sebuah sistem adalah hal yang mungkin kurang menjadi perhatian. Mengapa demikian? Pertama untuk membangun sebuah sistem keamanan yang benar-benar baik membutuhkan biaya yang mahal dan sumber daya manusia yang sangat spesialis dalam bidang ini. Namun, untuk mencari seseorang yang memiliki spesialisasi tersebut terkadang cukup sulit. Kedua, Sebagian orang atau company tidak memperhatikan privasi pengguna atau pelanggan. Padahal identitas pengguna adalah harta yang paling berharga dalam sebuah company.

Berdasarkan laporan Twitter yang di terbitkan pada Mei 2014 lalu. Mereka menginvestasi dana sebesar Rp. 4.3 Milliar (US$ 322,420) untuk mengadakan riset terhadap Sistem Keamanannya. Dan telah melibatkan setidaknya sekitar 1662 peneliti dalam kurun waktu 2 tahun. Sementara itu di akhir tahun 2016 lalu, Yahoo pernah mengalami serangan siber yang terbesar. Sehingga menyebabkan username dan password pengguna jatuh ketangan orang yang salah. Para pengguna Yahoo di haruskan mengganti kata sandi mereka. Dari Insiden ini dan beberapa insiden sebelumnya yang menimpa Yahoo. Perusahaan ini mengalami kondisi hampir bangkrut.

Di Indonesia sendiri, telah melahirkan banyak pentest/hacker yang hebat. Bahkan keberadaan Hacker Indonesia menjadi yang di takuti di kancah dunia. Namun, bagaimana dengan keberadaan sistem keamanan di Indonesia?. Hal yang pernah mendebarkan bagi Indonesia adalah ketika munculnya isu penyadapan yang di lakukan oleh inteligen dari Australia. Sehingga keberadaan sistem keamanan di Indonesia dapat dikatakan lemah. Banyak dari orang-orang di Indonesia juga tidak memperhatikan betapa pentingnya keberadaan privasi dan menjaganya.

Sehingga untuk dapat menghasilkan sebuah Keamanan Siber yang baik. Harus melakukan riset yang terbaharukan. Karena sebuah sistem keamanan akan berkembang berbanding lurus dengan kemajuan Teknologi. Contoh dasarnya, Pada keamanan jaringan nirkabel seperti WiFi yang menerapkan metode enkripsi WEP. Kemudian mengalami perkembangan hingga mencapai versi terbaru yakni enkripsi WPA & WPA2 di klaim sangat sulit untuk di tembus dengan teknik bruteforce.

Seiring dengan perkembangan Sistem Informasi yang maju. Banyak company yang merubah paradigma layanan menjadi digitalisasi. Seperti tren e-money. Di balik peristiwa tersebut Sistem Keamanan menjadi hal yang diutamakan. Menjamin transaksi aman dan kerahasiaan privasi penggunanya. Sistem Keamanan Digital saat ini bukan hanya dikenal sebagai “Cyber Security” tapi juga harus di kenal dengan “Cyber Intelligent & Defence”. Sistem keamanan yang cerdas dan dapat bertahan dengan baik. Syarat utama Information Systems yang baik adalah ketika sistem itu down. Maka Ia harus mampu bangkit dalam hitungan detik.

Hal yang menjadi perhatian Pentingnya Keamanan Siber. Yang pertama adalah Resources yang tersedia. Seperti keberadaan tools yang mendukung. Dan Sumber Daya Manusia yang ter-spesialis-sasi dalam hal Keamanan Siber. Dan Kerahasiaan Informasi. Ilmu yang berkaitan dengan Keamanan Siber akan selalu berkembang seiring dengan berjalannya waktu. Seperti ilmu kriptografi yang berkaitan dengan enkripsi. Jadi untuk melakukan pembaharuan terhadap perkembangan sistem keamanan digital tersebut. Maka hal yang paling mendasar adalah Research (riset). Dengan demikian Ilmu Keamanan Siber akan terus berkembang dari masa ke masa.

(Yogyakarta, November 2017 - Essai Reqruitment for AMIKOM VIRUS COMMUNITY)

Salam Kreatif,
Restuhaqza - Creative is Cool

CONVERSATION

2komentar:

  1. Di bank aSing tempat aku kerja, keamanan security gini udh masalah prioritas. Company ga main2 kalo udh masalah keamanan sistemnya, apalagi ini menyangkut uang nasabah yg kita kelola.. Aku sendiri kerjanya di dept operation. Jujur ga ngerti blaaas ttg teknik security cyber ini krn bukan bidangku. Tp pastinya utk org2 awam kayak aku, company slalu nekanin banget, utk ga sharing pasword, ga prnh klik link mencurigakan, dan kalo mau kirim email dari hp ke email kantor aja, hrs wajib kudu pake blackberry kantor. Ga boleh pake android ato jenis hp lain. Team IT kantor lgs nge detect kalo ada staff yg berani kirim email ke kantor tp pake perangkat yg bukan dr kantor.. ribet yaa..tp krn aku awam, ya sudahlah, ikutin aja apa perintah kantor

    ReplyDelete
  2. Basically, it is an action which is for the most part criminal in nature, where a PC or system is the source, device, target, or place of a crime. To state in one line, "Cyber crime alludes to every one of the exercises finished with criminal aim in cyberspace."teramind review

    ReplyDelete