Entrepreneurship : Hidup Adalah Jual-Beli

Mengenal dunia usaha mungkin tiada habisnya. Setiap liku kehidupan pasti akan melewati fase-fase yang begitu rumit. #AnakMuda harus punya skill dan keahlian untuk dapat terjun kedunia usaha. Satu sikap mental yang harus di miliki setiap anak muda adalah entrepreneur. 
menumbuhkan jiwa pengusaha

Makna kata entrepreneur sendiri adalah sebuah sikap mental positif proses identifikasi, mengembangkan dan mencari peluang dalam hidup. Dengan inovasi, ide dan gagasan untuk menciptakan hal yang baru berdasarkan pada kondisi dan resiko yang ada.

Membangun sikap entrepreneur pada dasarnya adalah susah-susah gampang. Sebelum mengenal dunia usaha dengan lebih mendalam, haruslah melalui tahapan yang cukup sulit yakni bagaimana sikap berwirausaha itu bisa terikat secara lahir dan batin di dalam jiwa #AnakMuda. Sikap Mental Positif ini yang menjadi langkah terbaik untuk di tumbuhkan sebelum terjun ke dunia usaha.

Langkah terbaik adalah tanyakan pada dirimu. Apakah kamu siap untuk membangun usaha dan memposisikan dirimu seperti apa. Apakah sebagai Employe, Side Employe, Bussinesman, atau bahkan Investor? Dengan mengetahui passion tersebut. Maka langkah selanjutnya akan cukup mudah, kamu dalam memulai langkah sebuah usaha.

Untuk memposisikan kepentingan dalam berwirausaha. seorang pelaku usaha mampu membuat skala prioritas. mulai dari sesuatu yang penting dan mendesak hingga sesuatu yang kurang penting dan kurang mendesak. Maka harus ada target yang harus di capai olehnya agar usaha yang di lakoni dapat berkembang dengan baik.

skala prioritas pengusaha muda

Hidup adalah Jual-Beli
Pepatah tersebut mungkin tidak dapat di pisahkan dari yang namanya jiwa pengusaha. Mengapa demikian? Di mata bisnis memang hal itulah kenyataannya. Kalo tidak menjual sesuatu ya harus membeli sesuatu. Kalaulah tidak ada yang menjual tetapi ada yang membeli ataupun sebaliknya. maka siklus bisnis akan punah.

Seorang entrepreneur harus memiliki sesuatu untuk di jual baik itu "dirinya sendiri" seperti halnya skill/kemampuan untuk di tawarkan kepada company atau bahkan Jasa/Produk. Di dalam Jual-Beli pasti butuh yang namanya modal. Modal bukan hanya sekedar material tetapi juga non material.

Pendidikan juga merupakan modal. Kata siapa sih? kalo mau berwirausaha mending gak usah kuliah. Justru di bangku kuliah kamu akan dapat membentuk karakter sesuai dengan passion yang kamu miliki. Kalau seandainya tidak menempuh pendidikan formal. Maka Pengalaman adalah pendidikan yang paling berharga. Gak Kuliah? Yah harus menempuh pengalaman sendiri dong. Membentuk relasi. Sejatinya pada proses ini kamu juga secara tidak langsung juga belajar. Konsep sederhanya : Modal - Jual/Beli - Profit.

Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian

Tahap awal sebelum berwirausaha. Lakukanlah riset. Produk atau Jasa apa yang harus di jual. Kemudian buatlah skala prioritas yang menjadi target marketmu siapa saja. Nah, ini hanya sekedar teori.Lalu prakteknya bagaimana. pertama carilah biografi dan inspirasi pebisnis terkenal. belajar dari mereka bagaimana kisah suksesnya. kemudian carilah peluang terbaik untuk mengembangkan usahamu dengan produk atau jasa apa yang di jual.

Banyaknya kegagalan adalah pembelajaran untukmu menuju kesuksesan. sejatinya, gagal itu adalah keberhasilan yang tertunda. Lakukanlah daripada harus gagal mencoba.

Bagaimana sikap pengusaha yang mengambil keputusan tapi mengesampingkan resiko? di Artikel selanjutnya ya.

Salam Kreatif
Restuhaqza - Creative is Cool








CONVERSATION

5komentar:

  1. Terima kasih informasinya, semangat lagi ne jadi entrepreneurship. Butuh banyak baca biografi orang sukses supaya semangat etrpreneurnya tetap terjaga. Salam kenal, mampir juga ke rumah ku ya. http://www.yellsaints.com/2014/11/menuju-era-etrepreneur-muda.html

    ReplyDelete
    Replies
    1. belajar dari skema sekitar : Amati, Tiru dan Modifikasi(ATM).mengenal jalan sukses para biografi.. untuk membangkitkan semangat gan.. sukses selalu,..

      Delete