Peran Islam dalam Kemajuan Sains dan Teknologi



Assalamu'alaikum Dear...

Aku akan membahas bagaimana sih peran Islam dalam peradaban khususnya pada Ilmu Saintek (Sains dan Teknologi). Hal tersebut tidak terlepas dari para Ilmuan-ilmuan Islam yang sangat terkenal dari berbagai macam disiplin Ilmu seperti Ilmu Kesehatan, Matematika, bahkan dalam Ilmu Komputasi.

Pada dasarnya, Ilmu Sains adalah rumpun Ilmu yang merujuk kepada suatu objek yang memiliki Hukum kepada Ilmu Pasti dan bersifat umum. yang dapat digunakan kapanpun dan dimanapun. Sementara Teknologi adalah Media dan Sarana yang memenuhi dari pada keperluan sains dan akan berkembang bersama dengan Sains.

Manusia adalah orang yang berikan kuasa oleh Allah SWT. dengan Akalnya sehingga terciptalah Ilmu Sains dan Teknologi tanpa Manusia pula, mungkin istilah sains dan teknologi tidak akan ada.

Perlu di ketahui, Islam memegang erat konsep perkembangan Ilmu Sains dan Teknologi. Melalui Al-Qur'an dan As-Sunnah. Umat Islam di ajak untuk menuntut Ilmu dan Kearifan. Karena mencari Ilmu menjadi sebuah keutamaan bagi umat Islam. Sebagaimana yang di jelaskan dalam sebuah hadist :

مَنْ خَرَجَ فِى طَلَبُ الْعِلْمِ فَهُوَ فِى سَبِيْلِ اللهِ حَتَّى يَرْجِعَ
Artinya : ”Barang siapa yang keluar untuk mencari ilmu maka ia berada di jalan Allah hingga ia pulang”. (HR. Turmudzi)

Keutamaan menuntut ilmu sangat penting. layaknya kita berjuang di jalan Allah. Sebaiknya bagi umat muslim haruslah mengejar Ilmu Pengetahuan dan Ilmu Akhirat. karena Aku pernah mendengar sebuah pepatah dari seorang guru :
"Barang siapa yang mengejar Ilmu Dunia tanpa Ilmu Akhirat bagaikan orang yang buta, Dan barang siapa yang mengejar Ilmu Akhirat tanpa Ilmu Dunia bagaikan orang pincang"
Maka dari itu, Sebaiknya kejarlah juga Ilmu Akhirat. maka Insya Allah kemudahan untuk menerima Ilmu Pengetahuan juga akan kencang. Karena orang yang berilmu akan di tempatkan pada derajat tertinggi.

Terlepas dari perkembangan Ilmu Modern saat ini, telah banyak ilmuan islam yang terkenal dengan perintis dari pada dasar-dasar Ilmu Sains. Terkhusus pada abad 9 hingga 13 Masehi.  Siapakah mereka.


  1. Abu Ali Muhammad al-Hassan ibnu al-Haitham atau Ibnu Haitham/Alhazen (Basra, 965 – Kairo 1039) - Ilmuan yang terkenal dengan penelitian sifat cahaya. Bidang lain : Physics, Optics, Mathematics.
  2. Muhammad Abduh (Delta Nil, 1849 – Alexandria, 11 Juli 1905 ) - Penggagas Modernisma Islam pada Ilmu Filsafat - Karya terkenal :Risalah at-Tawhid diterbitkan tahun 1897.
  3. Abu Nasir Al-Farabi / Al-Farabius (870-900) - Meneliti: bidang logika, matematika, etika, filosofi, politik, sosiologi, music, sains. - Bidang lain : Bidang lain: Sociology, Logic, Philosophy, Political Science, Music.
  4. Ibnu Khaldun (Tunisia, 27 Mei 1332/732H – 19 Maret 1406/808H)
    Meneliti: filsafat,  sejarah, sosiologi, ekonomi.
  5. Nasir al-Din Tusi / Al Tusi (17 February 1201 – 25 Juni 1274)
    Meneliti: Astronomi, filsafat, teologi, Ilm al-Kalam, Islamic Philosophy, Astronomy, Mathematics, Chemistry, Biology and Medicine, Physics, Non-Euclidean Geometry, Science.
  6. Muḥammad bin Mūsā al-Khawārizmī (780-850 M) adalah seorang ahli dalam bidang matematika, astronomi, dan geografi - Khususnya penemu ilmu aljabar dan angka nol. yang menjadi dasar pada Komputasi dan Sains Modern.
  7. Ibnu Sina (980-1037 ) dikenal juga sebagai "Avicenna" di Dunia Barat adalah seorang filsuf, ilmuwan, dan dokter kelahiran Persia (sekarang Iran) - Dikenal sebagai Bapak Ilmu Kedokteran
Sebenarnya sangat banyak para Ilmuan Islam yang telah berjasa dalam perkembangan Sains dan Teknologi. Di Artikel selanjutnya akan aku kupas biografi mereka satu per satu. Insya Allah. 

Tahukah kamu Ilmuan Islam dari Indonesia juga ada loh yang terkenal dengan teorinya. Dia adalah BJ. Habibie seorang Ilmuan yang pernah menempuh pendidikan di Germany. dan dijuluki sebagai Mr. Crack karena telah menemukan teori  keretakan pada pesawat.

Sekian yang dapat Aku tuliskan. Semoga sahabat semua dapat selalu bersemangat dalam menuntut Ilmu.

Salam Kreatif,
Restuhaqza - Creative is Cool




CONVERSATION

0komentar:

Post a Comment